10 November, 2011

Oleh-Oleh Pulang Kampung

Akhir pekan lalu saya merayakan Idul Adha di kampung halaman, Bumiayu Jateng, sebuah kota kecil kecamatan yang indah permai, hehehe. Walau telah dibuat jalan lingkar Bumiayu, jalan di pusat kota selalu ramai dan hiruk pikuk, terutama di sekitar pasar Bumiayu. Macet setiap hari!



Momen sesaat sebelum pengorbanan dilakukan.



Jembatan Saka Limalas, jembatan kereta api yang sudah menjadi ikon kota Bumiayu. Sayangnya, proyek double track rel kereta api yang sampai sekarang masih berlangsung membuat jembatan ini berkurang keindahannya.


Mesjid Agung Bumiayu
Ngopi di Warung Pojok

Masih banyak sawah yang indah di Bumiayu, walau sudah jauh berkurang karena terpakai proyek jalan lingkar Bumiayu

Semoga Anda jadi semakin kenal dengan kampung halaman saya!

30 Oktober, 2011

Tip Berobat Akupunktur

Anda tertarik mencoba terapi akupunktur? Tentu bisa dicoba, tapi sebelumnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Tahun 1996 Pemerintah menyatakan secara resmi akupunktur dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit, klinik kesehatan, dan puskesmas. Akupunktur dapat membantu mengatasi semua gangguan/penyakit karena kelainan fungsional, seperti penyakit nyeri, penyakit saraf, penyakit pernafasan, penyakit pencernaan, penyakit saluran kencing, penyakit ginekolog, alergi, gangguan psikologis, cedera olahraga.

Dr.dr. Koosnadi Saputra, MD,Sp.R, Kepala Laboratorium Akupunktur Puslitbang Yankes Depkes di Surabaya, mengingatkan perlunya memperhatikan beberapa hal berikut jika Anda bermaksud berobat akupunktur.

1.Tidak melakukan akupunktur jika sedang hamil, menderita radang di bagian kulit, atau menggunakan alat pacu jantung.

2.Gunakan jarum pribadi atau jarum sekali pakai, guna menghindari terjadinya penularan penyakit seperti hepatitis dan HIV/AIDS.

3.Waspada jika setelah mengalami akupunktur Anda mengalami infeksi, perdarahan, nyeri hebat, dan mengalami perlukaan organ dalam. Efek samping tersebut menandakan akupunkturis tidak mahir.

4.Carilah akupunkturis yang memiliki izin praktik dari Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten. Izin praktik biasanya dipasang di ruang praktik akupunktur.

5.Pengobatan akupunktur tidak dapat menghilangkan penyakit dalam satu waktu, dan umumnya memerlukan pengulangan pengobatan akupunktur beberapa kali. Hal ini karena prinsip kerja akupunktur adalah membangkitkan daya tahan tubuh agar tubuh mampu melakukan penyembuhan diri sendiri.

6.Sebaiknya Anda berdiskusi dengan akupunkturis untuk mendapatkan penjelasan tentang penyakit yang ditemukan, rencana pengobatan, dan skedul pengobatan. Dengan demikian, Anda dapat lebih memahami pentingnya terapi akupunktur secara serial (berulang sekian kali atau paket) untuk mendapatkan kesembuhan.
/NIRMALA/
/image:clipartof.com/

23 Oktober, 2011

Hubungan antara Jantung dan Pikiran Anda

Stres dianggap berperan atas terjadinya hipertensi dan penyakit jantung. Untungnya, pada tahun 1974, Dr. Herbert Benson dan koleganya dari Harvard Medical School dapat menemukan hubungan positif pada sekelompok orang yang mempraktikkan Transcendental Meditation. Namun secara general, meditasi, membayangkan (imagery), do'a dan latihan pernafasan jenis apa pun bisa dianggap dapat membantu proses penyembuhan penyakit jantung.

Pola perubahan itu merupakan kondisi kebalikan dari respons akibat stres. Misalnya, menurunkan tekanan darah, kecepatan nafas, debar jantung, konsumsi oksigen, aliran darah ke otot kepala, intensitas keringat, dan ketegangan otot secara umum. Jurnal Hypertension pun menyebutkan, kemampuan relaksasi dalam menurunkan hipertensi sama baiknya dengan efek yang diberikan oleh obat.

Langkah pertama relaksasi adalah melakukan meditasi. Ada banyak variasi meditasi. Yang penting, lakukanlah di tempat yang tenang, di mana Anda dapat duduk diam, tanpa terganggu, dan dalam posisi nyaman selama 15-20 menit. Selanjutnya, hanya ada dua langkah.

Langkah pertama, fokuskan perhatian pada satu hal, yang membuat sadar tentang keberadaan Anda saat itu. Bisa dengan memfokuskan pada satu kata, bunyi, kalimat, atau do'a yang diucapkan teratur berulang kali. Bisa pula dengan memperhatikan dan merasakan setiap kali menarik atau membuang nafas.

Langkah kedua adalah jika pikiran Anda sempat berkelana ke mana-mana, memikirkan satu hal. Perlahan-lahan, tarik kembali pikiran ke fokus perhatian.

Pendekatan lain untuk relaksasi adalah dengan relaksasi progresif. Di sini tubuh yang merupakan jaringan dari sekelompok otot menjadi fokus perhatian. Anda dapat melakukannya dengan berbaring atau duduk. Mulailah dengan otot-otot kaki, fokuskan perhatian pada setiap otot selama sekitar satu menit atau dalam sepuluh hitungan, lalu berpindah ke otot berikutnya, makin lama makin ke atas.

Dari kaki ke paha, pantat, punggung belakang, perut, dada, bahu, lengan atas, lengan bawah dan tangan, kemudian leher, lalu akhirnya wajah dan kepala. Saat melakukan fokus tersebut, bayangkan Anda menarik nafas untuk otot bagian tersebut, lalu saat membuang nafas, Anda seakan menyingkirkan pula ketegangan di bagian itu.

Pendekatan lainnya adalah dengan membayangkan. Untuk ini Anda perlu membayangkan bahwa perubahan yang diinginkan benar-benar terjadi. Misalnya membayangkan otot yang kencang sebagai balok es, sehingga pada saat Anda menghembuskan nafas hangat di daerah tersebut, balok es itu perlahan-lahan meleleh. Demikian pula dengan ketegangan di bagian tersebut, menjadi lebih santai, lentur, dan hangat. Saat itulah nutrisi dapat diserap, sedangkan za-zat yang tidak diperlukan -seperti lemak dan plak- disingkirkan dan dibuang dari tubuh.

Proses penyembuhan semacam ini tidak berlangsung instan. Hasil terbaik hanya didapat bila Anda melakukannya dengan setia dan teratur. Tertarik untuk mencoba?

/image:prestoncottrell.wordpress.com/

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP