27 Juni, 2009

Satu Organ dengan Banyak Nama

Seperti yang terjadi di banyak negara, sebagian besar orang tua enggan atau tabu untuk menyebut nama sebenarnya dari genital (alat kelamin) ke anak laki-lakinya. Sebagai orang tua, kita sering menggunakan nama lain untuk menyebutkan organ yang satu ini. Nama alias sangat bervariasi, biasanya tergantung pada budaya lokal di sekitar tempat tinggal kita seperti tetot, titit, pepeng, burung, dll. Seorang ahli dalam pendidikan anak usia dini mengatakan bahwa pengenalan nama sebenarnya dari genital harus disesuaikan dengan usia anak. Jika anak Anda masih di bawah lima tahun, Anda dapat memperkenalkan genital dengan menggunakan nama alias yang biasa digunakan dalam keluarga dan masyarakat setempat. Baca juga artikel Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia

Pada dasarnya, ini adalah sepenuhnya keputusan Anda sebagai orang tua jika ingin memperkenalkan nama genital yang sebenarnya. Lakukanlah dengan serius, jangan pernah menyebut nama genital sambil tertawa. Jika anak Anda bertanya mengapa genitalnya memiliki nama yang berbeda dengan temannya, Anda dapat dengan mudah mengatakan bahwa fungsinya sama untuk pipis tetapi memang ada cara-cara yang berbeda dalam menyebutkan namanya. Gunakan kata-kata sederhana dan jelas sehingga anak Anda dapat mengerti sepenuhnya apa yang Anda jelaskan.

Anak-anak di bawah tujuh tahun masih sulit untuk memahami penjelasan ilmiah. Jika anak Anda bertanya mengapa ada perbedaan antara genital anak laki-laki dan perempuan, Anda dapat memberikan penjelasan sederhana bahwa fungsinya tetap sama untuk pipis walaupun bentuknya berbeda.

Saya berharap artikel singkat ini dapat membantu Anda. Sebagai orang tua, Anda harus tahu cara untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak Anda. Setiap Anda hendak menjelaskan sesuatu, selalu pertimbangkan usia dan tingkat kemampuan anak Anda.

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP