23 Februari, 2011

Kurangi Resiko Paparan Racun di Rumah

Kesehatan dimulai dari rumah. Kalau rumahnya sehat, niscaya penghuninya juga sehat. Ternyata rumah kita bisa mengandung racun lho. Demi kesehatan orang-orang yang Kawan sayangi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi paparan racun di rumah.


Cat Dinding
Gunakan cat berbahan dasar susu, air atau tanah liat. Pilihan lainnya, cat bioshield yang dibuat khusus untuk anak-anak yang berbakat alergi. Setelah pengecatan, pastikan cat sudah betul-betul kering dengan sempurna, dengan kisaran waktu 3 hari atau satu minggu, baru ditempati rumah tersebut.

Furniture Kayu
Pilih kayu solid atau steel. Jika terpaksa harus menggunakan tripleks atau kayu partikel, pastikan furniture sudah kering sempurna ketika digunakan. Jangan melukai tripleks atau kayu partikel (bongkar pasang paku, dll) karena paparan zat formaldehid dapat terjadi jika paru-paru kayu terbuka.

Dapur
Batasi peralatan yang menggunakan teflon. Saat bereaksi dengan panas dan api yang dihasilkan oleh kompor gas, senyawa perfluorooctanoic acid (PFOA) dapat memicu kanker. Untuk mengurangi resiko, letakkan kompor di lokasi yang dekat dengan ventilasi udara.

Wallpaper
Pilih yang berbahan kertas dan hindari penggunaan lem yang mengandung arsenik. Disinyalir lem yang mampu menghasilkan gelatin tersebut menyuburkan jamur. Dalam kelembaban tinggi, jamur tersebut dapat berkembang subur dan menghasilkan gas berbahaya.

Tanaman
Letakkan tanaman di dalam ruangan untuk meminimalisir karbondioksida. Sebaiknya ketika malam keluarkan tanaman tersebut, karena justru pada saat malam menghasilkan karbondioksida. Gunakan pupuk kompos atau hindari pupuk kimia.

Garasi atau carport
Jangan memanaskan mesin mobil di dalam garasi (knalpot menghadap rumah), agar karbonmonoksida dan timbal yang terkandung dalam asap tidak masuk ke dalam rumah. Selalu hadapkan knalpot mobil ke arah luar rumah!
Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia


sumber: Nirmala & sunbizenergysolutions.com

4 komentar:

Fizi Rabu, Februari 23, 2011 4:53:00 AM  

betul2.....kanak2 adalah mangsa yg tidak bersalah akibat dari kecuaian orang dewasa.

Fizi Rabu, Februari 23, 2011 4:54:00 AM  

betul2.....kanak2 adalah mangsa yg tidak bersalah akibat dari kecuaian orang dewasa.

Aby Tukang Download Kamis, Februari 24, 2011 5:18:00 AM  

boleh juga ni kang
makasih ya dah sudi mampir ke blog saya :)

lina@home sweet home Kamis, Februari 24, 2011 7:46:00 AM  

Waduh, serem juga ya, harus lebih hati2 lagi nih. Terima kasih infonya!

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP