26 April, 2011

Long Weekend di Bandung

Ternyata sudah lama juga saya tidak update blog ini. Beberapa hari terakhir ini jadwal cukup padat, jadi agak susah menyisihkan waktu untuk duduk dan menulis di depan komputer.
Bagaimana dengan long weekend kemarin? Kami (saya, istri dan Bapak Mertua) berangkat ke Bandung. Bukan untuk shopping lho, tapi menghadiri pernikahan sepupu dan merayakan ulang tahun Bapak Mertua dengan kakak-kakak ipar dan keluarganya.

Berangkat Jum’at menjelang siang, sampai Bandung menjelang sore. Kami menginap di sebuah hotel dekat rumah saudara yang akan menyelenggarakan pernikahan. Jum’at malam kami singgah di rumah calon pengantin wanita. Ternyata ada masalah mendadak, saya dan istri coba bantu sebisanya, supaya akad nikah di rumah besoknya bisa berjalan lancar. Hampir tengah malam, persiapan untuk akad nikah besoknya baru rampung.
Kami tidak langsung istirahat, tapi jalan-jalan dulu ke Jalan Riau untuk nyobain nasi kalong di sana. Saya suka rasa masakannya. Sayangnya sedang gerimis, padahal di sana kan makannya di ruang terbuka. Jadi ingat misbar…gerimis bubar, hehehe.

Singkat kata, esoknya, Sabtu tanggal 23, akad nikah dan semua prosesi berjalan lancar, walaupun sempat deg-degan karena jadwal yang meleset dan sedikit molor. Resepsi di gedung juga lumayan lancar. Selesai resepsi, kami istirahat sebentar di rumah sepupu dan malamnya kami menginap di rumah kakak istri. Masih di Bandung juga, tapi agak jauh dari pusat kota.

Minggu siang, kami semua berkemas pulang. Sebelum start perjalanan pulang, kami pun mengadakan pesta kecil & sederhana di salah satu restoran yang cukup kondang di Bandung. Pesta kecil ini merupakan salah satu hadiah untuk Bapak Mertua saya yang sedang ber-Ulang tahun yang ke 76. Setelah selaesai merayakan ulang tahun Bapak mertua, kami pun bergegas pulang ke Bogor.

Sayangnya perjalanan pulang tersebut terasa kurang mengesankan buat saya yang mengemudi kendaraan di jalan tol dengan situasi hujan sepanjang jalan, ditambah lagi dengan jalan tol yang cenderung lurus. Hal tersebut menyebabkan ngantuk yang teramat sangat. Rasa ngantuk sempat menghilang beberapa saat, ketika melihat mobil di depan saya yang tiba-tiba roda belakang sebelah kiri lepas dan menggelundung hingga ke sisi bahu jalan. Bersyukur mobil tersebut tidak sampai terguling, padahal mobil tersebut terlihat didalamnya rombongan sebuah keluarga.

Setelah beberapa jam perjalanan, akhirnya kamipun sampai rumah di kota Bogor. Setibanya di rumah, tanpa ba…bi…bu… saya pun membuka Lap Top dan membuka blog-ku Tips Keluarga Harmonis. Saya sempet terdiam sambil berucap: Maaf yaah….semua sahabat Blogger-ku, aku belum sempat berkunjung balik ke Shoutmix, Chat box dan belum bisa komen-komen……… Baca juga yah: Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia

5 komentar:

Awank Kamis, April 28, 2011 2:42:00 PM  

wahhh,,, asyik bgt mas...
makan makan...hihihi

muis Kamis, April 28, 2011 3:12:00 PM  

seru nih acaranya,,, ada kulinernya lagi,,, hehe

zhanaz45 Kamis, April 28, 2011 11:25:00 PM  

Wahh..

untung yach sobat mobil yang di depan ga' kecelekaan..

Science Facebook Minggu, Mei 01, 2011 6:40:00 AM  

The article is very interesting, thanks for the information, I wait for the next article, do not forget to visit the blog Science facebook

hotel murah di Jakarta Senin, April 07, 2014 4:42:00 PM  

Ketika saya belajar bahasa Jerman meninggalkan hotel murah di Jakarta saya pernah mencoba untuk memberitahu (perempuan) teman saya bahwa saya baru saja membuat sebuah "keren" video, dan bertanya apakah dia ingin datang ke lantai atas untuk melihat itu. Sounds innocent enough, right? Kedengarannya cukup bersalah, kan? Entah bagaimana, apa yang saya benar-benar katakan adalah "Saya terangsang, dan aku ingin kau datang dalam diriku," karena kata Jerman untuk "keren" juga berarti "terangsang" hotel murah di Jakarta dan "datang" dalam bahasa Jerman memiliki konotasi seksual sebagai itu tidak dalam bahasa Inggris jika Anda menggunakannya salah. Kami sudah berteman untuk waktu yang lama, jadi dia tahu aku tidak merayunya-aku menjelaskan kesalahan saya dan kami menertawakannya. Ternyata hotel murah di Jakarta bahwa dunia tidak berakhir, dan sampai hari ini kita masih berteman baik. Saya juga telah berhasil membiarkannya menginap di hotel murah.

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP