03 Agustus, 2011

Kurangi Ngopi Ketika Berpuasa

Ternyata sudah cukup lama saya tidak update blog ini. Karena kita baru saja memasuki bulan Ramadan, saya ingin mengucapkan selamat beribadah puasa kepada teman semua, semoga kita diberi kelancaran dan kesehatan; sehingga nanti bisa merayakan hari kemenangan sebagai pribadi yang lebih baik.

Saya baru saja membaca sebuah artikel di Koran Tempo, saya ingin berbagi di sini karena sangat bermanfaat buat kita semua, khususnya para penggemar kopi selama bulan Ramadan ini.

Dokter Sri Sukmanah dari RS Medika Permata Hijau menyatakan bahwa selama Ramadan, khususnya saat sahur, sebaiknya kebiasaan mengkonsumsi kopi memang dikurangi. Hal ini untuk menghindari kemungkinan terjadinya dehidrasi karena kafein pada kopi dapat meningkatkan produksi urin.

Kafein bekerja bertentangan dengan hormone antidiuretik yang mempertahankan cairan tubuh. Jadi, dalam satu sampai tiga jam setelah ngopi, pasti sering buang air kecil. Untuk kecukupan cairan dalam tubuh selama menjalani ibadah puasa, pengurus Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia itu menyarankan agar kita setiap malam mengkonsumsi air putih 1.5 hingga 2 liter.

Kalau tetap ingin ngopi, sebaiknya takaran kopinya dikurangi agar lebih encer dan imbangi dengan banyak minum air putih pada saat sahur. Saat berbuka, sebaiknya kopi diminum setelah makan agar tidak mengganggu lambung yang belasan jam dalam keadaan kosong. Kadarnya pun tetap jangan terlalu kental karena akan membuat kita sulit tidur, padahal tubuh kita perlu banyak istirahat.

Ahli gizi lain, dokter Saptawati Bardosono, menyatakan agar minum kopi bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah, jumlahnya tak boleh lebih dari dua cangkir sehari. Begitu pula saat puasa, minum kopi, secangkir saat sahur dan secangkir lagi seusai makan malam setelah berbuka.

Anggapan bahwa minum kopi saat sahur dapat mengurangi rasa lapar itu tidak benar. Kopi tidak mengandung kalori, kecuali jika dicampur gula. Saat sahur, kita membutuhkan asupan kalori dan zat gizi lengkap dari makanan untuk beraktivitas sepanjang hari sampai waktu berbuka.Tentunya semua kebutuhan itu tidak dapat diperoleh hanya dengan minum kopi, yang pada prinsipnya hanya memberi asupan sedikit kalori dari gula dan juga air.

Selain kopi, air teh menimbulkan efek hampir serupa meski tak seekstrem kopi. Karena itu, sebaiknya saat sahur pun minum teh dikurangi. Teh juga dapat memberi efek diuretic, namun bergantung pada jenis dan kekentalan minuman teh tersebut. Dukung kontes SEO Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia

/TEMPO/
/Image:docwimz.wordpress.com/

11 komentar:

Advan Angkasa Rabu, Agustus 03, 2011 9:49:00 AM  

thanks mas rofi infonya yang bermanfaat

http://advanshare.blogspot.com

news for us Rabu, Agustus 03, 2011 11:33:00 AM  

Oke deh kalo begitu, perlu dicoba...

engagement rings Rabu, Agustus 03, 2011 11:35:00 AM  

Minum tehnya jangan terlalu kental juga ya...

kumpulan motivasi stia aan Kamis, Agustus 04, 2011 6:45:00 PM  

joss

Cerita dan Ilmu Jumat, Agustus 05, 2011 8:12:00 PM  

Wah jadwal ngeteh harus dirubah nih dan dikurangi… hmmm makasi banget… artikel yang bermanfaat

Adsense Performance Sabtu, Agustus 06, 2011 1:43:00 PM  

Your blog is great. I found lots of information and best practices here.
I thank you very much.
Good luck and happiness.

Muhammad Dadan Suryana Senin, Agustus 08, 2011 7:48:00 AM  

Setuju soal dampak kopi bagi kebugaran kita saat puasa. Senang berkenalan dengan anda.

cissreal Selasa, Agustus 09, 2011 12:36:00 PM  

Members (267) follow u

Bangjal Dua Tiga Selasa, Agustus 09, 2011 1:09:00 PM  

an egak iukut2an gak.. kalau harus kurangi kopi..hahahha

yeppy Senin, Agustus 15, 2011 8:51:00 AM  

nice info gan.sukses selalu

kejora Selasa, Agustus 16, 2011 6:57:00 AM  

thanks sob ats infonya, sangat bermanfaat nih. jd tambah pengetahuan....

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP