29 Maret, 2012

KUKU SEBAGAI BAROMETER KESEHATAN


Cara mendiagnosa penyakit kini semakin beragam. Selain dengan cara pemeriksaan darah, faeses, dan air seni, penyakit juga dapat dideteksi melewati mata, lidah, bahkan kuku.

Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan penuh dengan urat saraf. Secara kimia kuku sama dengan rambut, yang antara lain terbentuk dari Karatin Protein yang banyak mengandung sulfur.

Beberapa kejanggalan kuku yang dapat membantu kita sebelum memeriksakan diri ke dokter:

  • Warna Kebiruan pada pangkal kuku menandakan kurang beresnya sirkulasi darah dan merupakan gejala penyakit jantung.
  • Apabila separuh bagian dekat dari ujung kuku berwarna merah muda atau coklat, sementara kulit ari berwarna putih, itu biasanya merupakan gejala penyakit gagal ginjal.
  • Apabila timbul kerutan horizontal dan kuku tampak kusam, biasanya menandakan kurang gizi atau gejala suatu penyakit seperti Campak, CacarAir, Gondok atau Jantung.
  • Lapisan merah yang membujur pada kuku, merupakan pendarahan pada pembuluh darah kapiler. Garis-garis ganda merupakan gejala penyakit darah tinggi atau hypertensi.
  • Apabila pertumbuhan kuku tampak lambat, tebal dan mengeras, serta kekuning-kuningan, menandakan adanya gangguan getah bening atau gangguan pencernaan kronis.
  • Timbulnya bintik-bintik pada kuku menandakan adanya penyakit kulit kronis.
  • Adanya lengkungan berlebih pada pangkal kuku dan sekitar ujung kuku,biasanya menandakan gejala penyakit TBC, gangguan pada paru-paru, penyakit kardiavaskuler atau hati.
Sedia payung sebelum hujan, kiasan ini kiranya bisa menjadikan langkah praktis dan mudah untuk kita berhati-hati terhadap penyakit yang akan bersarang di badan kita. Apabila ada cirri-ciri tersebut di atas, sebaiknya kita segera mengambil langkah tertentu untuk memastikan bahwa kondisi tubuh kita baik-baik saja.


  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP