11 September, 2012

Merokok Berkaitan Dengan Penurunan Mental Pada Pria

Pria perokok mengalami penurunan mental yang lebih cepat dibandingkan pria yang tidak pernah merokok, tetapi kaitan serupa tidaklah tampak pada wanita, kata sebuah kajian.
Riset ini mengatakan bahwa efek-efek merokok jangka panjang muncul dalam bentuk hilangnya ingatan, ketidakmampuan menghubungkan pengalaman masa lalu dengan tindakan saat ini, dan penurunan ketrampilan kognitif secara keseluruhan.
Kajian yang terbit dalam Archives of General Psychiatry ini mengikuti lebih dari 5.000 pria dan 2.100 wanita pegawai sipill Inggris. Subyek riset ini memasuki kajian pada rata-rata usia 56 tahun dan diikuti sampai selama 25 tahun.

Para periset di University College London mengecek status merokok mereka sebanyak enam kali selama kurun waktu itu dan menyelenggarakan sederet tes kognitif.
Mereka menemukan bahwa merokok berkaitan dengan penurunan yang lebh cepat dari kemampuan mental pada semua tes kognitif pada pria yang merokok dibandingkan pria yang tidak merokok. 
Pria yang berhenti merokok dalam 10 tahun setelah memasuki kajian masih memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami penurunan kognisi, tetapi mantan perokok jangka panjang tidak menunjukan tingkat penurunan yang sama.

Para peneliti mengatakan bahwa penemuan ini semakin relevan bagi populasi dunia yang sedang menua, dengan sekitar 36 juta kasus kepikunan di dunia, suatu angka yang diperkirakan akan berlipat ganda setiap 20 tahun.
Tidaklah jelas bahwa mengapa wanita tidak menunjukan kaitan yang sama, meski para periset menduga bahwa ukuran sampel yang lebih kecil pada wanita dan volume rokok yang lebih besar yang dihisap oleh pria sebagai faktor penyumbang yang turut menjelaskan.

sumber: Medical Update, Agustus 2012

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP