07 Oktober, 2013

Ketan Bakar Pak Madturi Bogor

blPvRiFhO80z76ls3geujlQUs119JG


Bogor Minggu malam terasa dingin karena hujan turun sejak sore. Enak juga kali ya kalau makan ketan bakar yang panas dan pulen. Dari google, saya sudah dapat informasi tempat ketan bakar yang direkomendasikan, tapi memang belum sempat dicoba. Mumpung lagi kepingin, walaupun masih hujan, saya dan istri berangkat.


Berdasarkan info dan tanya-tanya ke tukang parkir, ketemu juga deh dengan Pak Madturi, penjual ketan bakar di Jalan Surya Kencana (ujung Gang Aut) Bogor, tepatnya di depan Bank BNI. Ngga susah nyarinya karena di pinggir jalan besar. Karena penasaran dengan rasanya, saya langsung pesan satu porsi. Saya lihat di piring ada dua potong ketan bakar, bumbu serundeng dan oncom. Bumbu serundeng sih memang sudah biasa jadi temannya ketan bakar ya, tapi kalau oncom, baru lihat di sini.




Potongan ketan bakarnya pas, ngga kegedean, ngga juga kekecilan. Pas dimakan, empuk dan pulen. Bumbu serundengnya unik, terasa hangat karena ada kandungan jahe di dalamnya. Bumbu oncomnya pedas dan gurih. Kombinasi ketiganya terasa mantap dan sedap.

Pak Madturi mendapatkan ilmu ketan bakar dari ayahnya, Pak Ilyas, yang berjualan hingga 30 tahun lamanya.  Meneruskan usaha ketan bakar setelah ayahnya meninggal dunia, sampai sekarang Pak Madturi sudah hampir tujuh tahun berjualan. Walau hampir semua harga-harga naik, ketan bakar masih dijual Rp 2000,- per potong. Ketika ditanya mengapa harganya sangat murah, beliau berkata sebagian besar pembelinya sudah menjadi pelanggan tetap. Kalau harganya dinaikkan, beliau khawatir mengecewakan pelanggannya. Menurut saya, kalau dinilai berdasarkan mutu dan keunikan rasa, harganya terlalu murah.

Selama kami makan di tempat, beberapa mobil dan motor berhenti untuk membeli dan membungkus ketan bakar, walau hujan masih belum reda.  Beberapa orang supir angkutan kota juga singgah dan membeli ketan bakar. Katanya sih banyak supir angkutan kota Bogor yang menjadi pelanggan ketan bakarnya. Sepertinya Pak Madturi lebih mementingkan hubungan baik dan kekeluargaan daripada hanya sekedar mencari keuntungan ekonomi belaka. Beliau berjualan tanpa hari libur, sobat bisa singgah dan mencicipi enaknya ketan bakar Pak Madturi dari jam 13.00 sampai 23.00.     

5 komentar:

Muh Hendrik Jumat, Oktober 18, 2013 4:23:00 AM  

Menjadi pahlawan tanpa tanda jasa memang tidak harus menjadi pegawai ya Om. Salut deh buat Bapak Madturi, sudah enak rasa ketan bakarnya, enak pula orangnya memuaskan pelanggannya

Cerita dan Ilmu Minggu, Oktober 27, 2013 11:50:00 PM  

Sukses slelau ya buat Ketan Bakar Pak Madturi,,,,

Penjernih Air Sederhana

Uda Awak Senin, Oktober 28, 2013 8:52:00 PM  

Wah, keliatannya enak ketan bakarnya nie, Pak... jadi pengin juga...hehe..

Pendaftaran CPNS 2014 Senin, Januari 27, 2014 2:53:00 PM  

enak nih :)

semoga saja usaha ketan bakarnya bisa tambah maju

John Kamis, Mei 18, 2017 2:23:00 AM  

cheap oakley sunglasses
abercrombie outlet
adidas yeezy boost
ralph lauren outlet online
pandora charms sale clearance
coach factory outlet online
discount oakley sunglasses
mulberry uk
longchamp bag
coach outlet online
20170518yuanyuan

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP