01 Desember, 2016

Susah Membawa Berkah

 Berawal pada tahun 1986, ketika itu 5 Oktober Ibunda tercinta kami wafat. Saya nomor enam dari  tujuh bersaudara, saya berusia 14 tahun dan ini adalah titik awal saya melakukan banyak hal sendiri. Beberapa bulan setelah Ibunda tercinta kami wafat, Ayah saya pun tertimpa musibah hingga tulang belakangnya retak. Beliau hanya bisa berbaring selama sekitar 3 tahun sambil menjalani pengobatan ala kadarnya, semampu yang kita bisa lakukan.
Alloh Maha Besar….Alloh memberikan kesembuhan hampir secara total kepada Ayah kami. Keseharian saya ketika itu adalah; pagi belanja ke pasar tradisional , memasak, bersekolah (SMP),  sepulang dari sekolah saya ke kebun untuk memetik sedikit hasil tanaman untuk saya jual ke pengepul kecil kecil di pasar, lalu uang itu saya pergunakan untuk belanja kebutuhan  dapur kami.

Tidak jarang bagi saya timbul rasa iri ingin seperti teman-teman saya ketika itu yang bisa bermain dan mendapat uang saku untuk sekedar jajan dengan cukup.Yah….Saya hanya bisa iri, tidak bisa berbuat apa-apa waktu itu. Keseharian saya sudah penuh dengan kegiatan pekerjaan di rumah, dari memasak, mencuci pakaian,  menyapu dalam dan halaman rumah yang tergolong luas. Aktifitas seperti ini saya jalani sampai saya duduk di bangku kelas 3 SMA.

Setamat SMA saya mengadu nasib ke Ibu Kota, tetapi keadaan lah yang membuat saya akhirnya sempat bergeser ke kota sebelah Jakarta, Bekasi.  Seseorang memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjaga kedai kecil miliknya yang berada di samping rumah nya yang terletak di komplek Perumahan Narogong Bekasi. Di kedai itu saya membantu menjual makanan berupa Mie Ayam dan lain nya. Saya selalu meminta kepada Alloh SWT agar diberikan kesempatan dapat bekerja menjadi orang kantoran. Alhamdulillah, Alloh mengambulkan keinginan saya dan akhirnya bekerjalah di sebuah perusahaan media profesi keuangan.  Selama bekerja menjadi orang kantoran, saya pun mendapat banyak kesempatan untuk menambah wawasan dari komunikasi, bersosialisasi, mengembangkan diri hingga memiliki sejumlah relasi.

Setelah hampir sepuluh tahun saya bekerja sebagai karyawan, saya pun berkeinginan berwira usaha.  Kembali saya mengucap syukur dan berterima kasih kepada Alloh, saya mulai kecil-kecilan membangun usaha di bidang pertanian, selama 7 tahun saya dibantu sekitar 200an yang merawat tanaman industri.
Tahun 2007 adalah tahun  ujian bagi saya, saya tidak bisa mengelak dari dampak kenaikan harga BBM pada era kepemerintahan Megawati Soekarno putri. Saya harus menutup usaha yang saya bangun bersama dua partner usaha yang sekaligus seperti menjadi orang tua saya. Beliau sangatlah bijaksana. Kendatipun beliau sangat menyayangkan karena saya harus mengambil keputusan untuk menghentikan kegiatan usaha saat itu, tetapi beliau selalu bersikap sangat bijaksana. Saya sempat limbung dan bingung untuk mendapatkan jalan mencari  rezki. Bersama Istri saya yang sangat setia dan sangat saya sayangi, kami terus berfikir dan memutar isi kepala hingga akhirnya kami membuat beberapa BLOG dalam bahasa Inggris yaitu; WOMEN AND PERSPECTIVES  HOME SWEET HOME  HAPPY FAMILY dan satu BLOG berbahasa Indonesia.

Seiring dengan kesabaran dan ketekunan, ternyata kami pun mendapatkan peluang yang awalnya jauh dari jangkauan saya dan istri tercinta saya. Kami berdua adalah pasangan yang tidak memiliki latar belakang sebagai sebagai seorang yang menguasai dunia computer ataupun Internet. Kami mengelola beberapa BLOG hanya dengan modal browsing, itu pun kami lakukan di warnet. Setahun kami bolak-balik ke warnet, akhirnya Alloh pun mengabulkan harapan kami untuk memiliki sebuah LAP TOP sederhana. Kami secara bergantian menggunakan Lap Top untuk mengerjakan apapun yang bisa kami kerjakan. Pada akhirnya kami pun mendapat kesempatan untuk menulis atau mereview website-website internasional dengan mendapatkan jasa ala kadar nya. Mengingat keterbatasan kami tentang IT, kami pun tidak menuntut besar nya nilai yang kami terima dari klien-klien kami, yang kisarannya antar  US$ 2,5 – US$ 5 per satu artikel dengan kisaran 200-500 kata (dalam bahasa Inggris).
Bisa bertahan beberapa tahun dalam  keadaan seperti itu, bagi kami sudah sangat bersyukur. Singkat riwayat, sekarang saya dan istri tercinta saya berbagi tugas. Istri saya terus melanjutkan pekerjaan dengan menulis di BLOG yang sudah jauh lebih baik nominal jasa nya,  dan Saya mengelola sebuah tempat usaha kuliner Warung SOP DAGING SAPI & AYAM GORENG "ABAH HAJI"  yang berlokasi di Jl. Alternatif Cibubur (seberang SPBU Citra Gran).

Hikmah atau manfaat apakah yang ingin saya bagi dengan sahabat-sahabat pembaca semua?
1.   Bagi saya, pengalaman memasak yang dilatar belakangi oleh keadaan di masa lampau, terus saya asah hingga akhirnya saya bisa mendapatkan kesempatan untuk mengelola usaha kuliner yang semakin hari semakin bertambah pelanggan nya.

   Bagi Istri tercinta saya, yang dilatar belakangi dengan kesabarannya selama menjalani hidup bersama saya, terus menerus mendapatkan kesempatan dan peluang untuk menulis di beberapa BLOG pribadi dengan nilai nominal yang lebih bernilai, dengan tarif US$ 5 per Link/tahun dan US$ 15 - US$ 40 per banner yang keseluruhan kegiatan transaksinya dilakukan melalui rekening paypal.

Artikel ini saya tulis Khusus sebagai bentuk rasa syukur kami kepada Alloh SWT atas Kemurahan Nya dan Maha Pengasih Nya kepada kami, serta ucapan terima kasih untuk Orang tua ku, Istriku yang sangat aku cintai dan sangat aku sayangi, juga keluarga ku dan Istriku, yang tiada henti selalu membimbing dan meng-ingatkan ku untuk terus tetap semangat.

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP